UNTUK MENDENGARKAN AL QUR’AN SILAHKAN SCROLL DOWN DI PALING BAWAH BLOG INI KLIK ICON SPEKER 1 UNTUK MENDENGARKAN KLIK ICON SPEKER 2 UNTUK ARTINYA . JIKA INGIN DOWNLOAD SETELAH PLAYER TER BUKA KLIK KANAN KEMUDIAN SIMPAN DI FOLDER ANDA . TERIMAKASIH TELAH MENGUNJUNGI BLOG INI


بسم الله الرحمن الرحيم ….

Mereka Selalu Berkata Perkara Agama Yang tidak dicontohkan Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam adalah Bid,ah dholallah

Pernahkah Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam Memerintahkan Sayyidina Utsman bin Affan untuk membukukan Al-Qur`an...?
Pernah Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam Memerintahkan ummatnya untuk membukukan Hadits....?
Pernah Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam Memerintahkan ummatnya untuk membuat ilmu mustholah hadits....?
Pernah Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam Memerintahkan ummatnya untuk membuat kubah di atas Masjid...?
Pernah Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam Memerintahkan ummatnya untuk membuat lantai Masjid dari ubin...?
Apakah itu semua adalah perkara yang tidak termasuk ibadah…..?
Bahkan itu semua adalah perkara bid'ah……?
Kalau Semua Bid,ah sesat, jangan lagi Anda membaca Al-Qur`an sambil melihat kepada Mush-haf. 
Di Bulan Ramadhan Anda sebaiknya tidak perlu shalat tarawih berjama'ah di Masjid, karena Nabi telah meninggalkan perkara tersebut.Sebaiknya Anda tidak membangun Masjid dengan lantai berubin marmer atau pun berkubah.
Anda sebaiknya tidak perlu belajar ilmu mustholah hadits. Dan ustadz ustadz Anda itu telah mempelajari ilmu yang bid'ah jika dia belajar ilmu mustholah hadits.
Dan pernahkah Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam  
dengan secara langsung mengatakan pada sahabat bahwa merayakan atau ikut bergembira atas hari kelahiran beliau...? Jawabanya Tentu tidak tapi kenapa Ustadz ustadz kalian menyatakan nya Bid,ah dolallah..? sedangkan Nabi Muhammad Sallallahu Al aihi Wasallam sendiri tidak pernah membahasnya.!
Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam pernah melakukan Jiarah Kubur untuk mendo,akan para Syuhada..! tapi kenapa Ustad ustad kalian mengatakan perkara ini sesat bahkan kami yang melakukan jarah Kubur untuk mendo,akan para ulama dan orang tua kami di kuburnya di bilang dengan julukan Kuburiyun..!
Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam merayakan hari kelahiranya dengan ber puasa ...di hari lahirnya ...! Salahkah jika kita turut Bergembira Atas kelahiran Manusia paling Mulya karna berkat beliaulah kita menjadi muslim yang bertauhid seperti sekarang ini.,.!
Khutbah dan tausiah ceramah agama adalah urusan Agama dan nabi mencontohkannya...! tapi apakah nabi menggunakan internet...? atau Media televisi,Radi Website dan sebagainya...? tentu tidak... Tapi Ustad ustadz kalian melakukan syiar tausiah dan ceramah agama tidak seperti yang di contohkan Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam , Berati Ustad Ustad kalian pun sedang melakukan Bid,ah dolallah. Jika memang semua bid,ah itu sesat.
Kalian panatik dengan celana di atas mata kaki karna alasan Isbal lihatlah pemuka pemuka kalian di Arab saudi sana dalam sholat mereka pakaian atau gamis yang mereka kenakan melebihi mata kaki mereka.
Ustad ustad kalian bilang kami dalam beribadah mengikuti Budaya nenek moyang...! tapi lihatlah Riwayat di bawah ini :
1. Berkata Imam Al Hafidh Ibn Hajar Al Asqalaniy rahimahullah :
Telah jelas dan kuat riwayat yang sampai padaku dari shahihain bahwa Nabi saw datang ke Madinah dan bertemu dengan Yahudi yang berpuasa hari asyura (10 Muharram), maka Rasul saw bertanya maka mereka berkata : "hari ini hari ditenggelamkannya Fir'aun dan Allah menyelamatkan Musa, maka kami berpuasa sebagai tanda syukur pada Allah swt, maka bersabda Rasul saw : "Kita lebih berhak atas Musa as dari kalian", maka diambillah darinya perbuatan bersyukur atas anugerah yang diberikan pada suatu hari tertentu setiap tahunnya, dan syukur kepada Allah bisa didapatkan dengan pelbagai cara, seperti sujud syukur, puasa, shadaqah, membaca Alqur'an, maka nikmat apalagi yang melebihi kebangkitan Nabi ini?, telah berfirman Allah swt "SUNGGUH ALLAH TELAH MEMBERIKAN ANUGERAH PADA ORANG-ORANG MUKMININ KETIKA DIBANGKITKANNYA RASUL DARI MEREKA" (QS Al Imran 164)

2. Pendapat Imam Al Hafidh Jalaluddin Assuyuthi rahimahullah :
Telah jelas padaku bahwa telah muncul riwayat Baihaqi bahwa Rasul saw ber akikah untuk dirinya setelah beliau saw menjadi Nabi (Ahaditsulmukhtarah hadis no.1832 dengan sanad shahih dan Sunan Imam Baihaqi Alkubra Juz 9 hal.300, dan telah diriwayatkan bahwa telah ber Akikah untuknya kakeknya Abdulmuttalib saat usia beliau saw 7 tahun, dan akikah tak mungkin diperbuat dua kali, maka jelaslah bahwa akikah beliau saw yang kedua atas dirinya adalah sebagai tanda syukur beliau saw kepada Allah swt yang telah membangkitkan beliau saw sebagai Rahmatan lil'aalamiin dan membawa Syariah untuk ummatnya, maka sebaiknya bagi kita juga untuk menunjukkan tasyakkuran dengan Maulid beliau saw dengan mengumpulkan teman-teman dan saudara-saudara, menjamu dengan makanan-makanan dan yang serupa itu untuk mendekatkan diri kepada Allah dan kebahagiaan. Bahkan Imam Assuyuthiy mengarang sebuah buku khusus mengenai perayaan maulid dengan nama : "Husnulmaqshad fii 'amalilmaulid".

3. Pendapat Imam Al hafidh Abu Syaamah rahimahullah (Guru imam Nawawi) :
Merupakan Bid'ah hasanah yang mulia dizaman kita ini adalah perbuatan yang diperbuat setiap tahunnya di hari kelahiran Rasul saw dengan banyak bersedekah, dan kegembiraan, menjamu para fuqara, seraya menjadikan hal itu memuliakan Rasul saw dan membangkitkan rasa cinta pada beliau saw, dan bersyukur kepada Allah dengan kelahiran Nabi saw.

4. Pendapat Imamul Qurra' Alhafidh Syamsuddin Aljazriy rahimahullah dalam kitabnya 'Urif bitta'rif Maulidissyariif :
Telah diriwayatkan Abu Lahab diperlihatkan dalam mimpi dan ditanya apa keadaanmu?, ia menjawab : "di neraka, tapi aku mendapat keringanan setiap malam senin, itu semua sebab aku membebaskan budakku Tsuwaibah demi kegembiraanku atas kelahiran Nabi (saw) dan karena Tsuwaibah menyusuinya (saw)" (shahih Bukhari hadits no.4813). maka apabila Abu Lahab Kafir yg Alqur'an turun mengatakannya di neraka mendapat keringanan sebab ia gembira dengan kelahiran Nabi saw, maka bagaimana dg muslim ummat Muhammad saw yang gembira atas kelahiran Nabi saw?, maka demi usiaku, sungguh balasan dari Tuhan Yang Maha Pemurah sungguh-sungguh ia akan dimasukkan ke sorga kenikmatan Nya dengan sebab anugerah Nya.

5. Pendapat Imam Al Hafidh Syamsuddin bin Nashiruddin Addimasyqiy dalam kitabnya Mauridusshaadiy fii maulidil Haadiy:
Serupa dengan ucapan Imamul Qurra' Alhafidh Syamsuddin Aljuzri, yaitu menukil hadits Abu Lahab.

6. Pendapat Imam Al Hafidh Assakhawiy dalam kitab Sirah Al Halabiyah
berkata, "tidak dilaksanakan maulid oleh salaf hingga abad ke tiga, tapi dilaksanakan setelahnya, dan tetap melaksanakannya umat islam di seluruh pelosok dunia dan bersedekah pada malamnya dengan berbagai macam sedekah dan memperhatikan pembacaan maulid, dan berlimpah terhadap mereka keberkahan yang sangat besar".

7. Imam Al hafidh Ibn Abidin rahimahullah dalam syarahnya maulid ibn hajar berkata: "ketahuilah salah satu bid'ah hasanah adalah pelaksanaan maulid di bulan kelahiran nabi saw"

8. Imam Al Hafidh Ibnul Jauzi rahimahullah dengan karangan maulidnya yang terkenal "al aruus" juga beliau berkata tentang pembacaan maulid, "Sesungguhnya membawa keselamatan tahun itu, dan berita gembira dengan tercapai semua maksud dan keinginan bagi siapa yang membacanya serta merayakannya".

9. Imam Al Hafidh Al Qasthalaniy rahimahullah dalam kitabnya Al Mawahibulladunniyyah juz 1 hal 148 cetakan al maktab al islami berkata: "Maka Allah akan menurukan rahmat Nya kepada orang yang menjadikan hari kelahiran Nabi saw sebagai hari besar".

10. Imam Al hafidh Al Muhaddis Abulkhattab Umar bin Ali bin Muhammad yang terkenal dengan Ibn Dihyah alkalbi dengan karangan maulidnya yg bernama "Attanwir fi maulid basyir an nadzir".

11. Imam Al Hafidh Al Muhaddits Syamsuddin Muhammad bin Abdullah Aljuzri dengan maulidnya "urfu at ta'rif bi maulid assyarif"

12. Imam al Hafidh Ibn Katsir yang karangan kitab maulidnya dikenal dengan nama : "Maulid ibn Katsir"

13. Imam Al Hafidh Al 'Iraqy dengan maulidnya "Maurid al hana fi maulid assana"

14. Imam Al Hafidh Nasruddin Addimasyqiy telah mengarang beberapa maulid : Jaami' al astar fi maulid nabi al mukhtar 3 jilid, Al lafad arra'iq fi maulid khair al khalaiq, Maurud asshadi fi maulid al hadi.

15. Imam assyakhawiy dengan maulidnya al fajr al ulwi fi maulid an nabawi

16. Al allamah al faqih Ali zainal Abidin As syamhudi dengan maulidnya al mawarid al haniah fi maulid khairil bariyyah

17. Al Imam Hafidz Wajihuddin Abdurrahman bin Ali bin Muhammad As syaibaniy yang terkenal dengan ibn diba' dengan maulidnya addiba'i 

18. Imam ibn hajar al haitsami dengan maulidnya itmam anni'mah alal alam bi maulid sayid waladu adam 

19. Imam Ibrahim Baajuri mengarang hasiah atas maulid ibn hajar dengan nama tuhfa al basyar ala maulid ibn hajar

20. Al Allamah Ali Al Qari' dengan maulidnya maurud arrowi fi maulid nabawi

21. Al Allamah al Muhaddits Ja'far bin Hasan Al barzanji dengan maulidnya yang terkenal maulid barzanji

23. Al Imam Al Muhaddis Muhammad bin Jakfar al Kattani dengan maulid Al yaman wal is'ad bi maulid khair al ibad.
Apakah Ustad Ustad kalian lebih tau tentang Agama dari pada para imam dan alim Ulama yang tersebut di atas...? 


والله أعلم بالصواب